Perlintasan Tak Berpalang Kembali Makan Korban, Mobil Berisi Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api

Suara Banyuwangi - Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan tanpa palang di Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Kecelakaan terjadi kemarin (6/10), pukul 14.20. Kecelakaan kali ini melibatkan mobil Isuzu Panther dan kereta api Mutiara Timur. Akibatnya, satu penumpang mobil tewas dan dua orang lainnya mengalami luka berat.

Mohamad Saini (45), warga Dusun Kampung Baru, Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore mengendarai mobil Isuzu Panther dengan nomor polisi DK 1734 BD. Mobil yang dikendarainya mendadak mati saat berada di tengah lintasan kereta. Bersamaan dengan itu, dari arah barat meluncur KA Mutiara Timur Siang.

Tak ayal, mobil tersebut langsung ditabrak oleh kereta dan terseret hingga 20 meter dari lokasi kejadian. Mobil terpelanting dan masuk ke kebun cabai milik warga. Sadar telah menabrak mobil, masinis kemudian menghentikan keretanya. Setelah itu, warga langsung mengevakuasi korban.

Perlintasan Tak Berpalang Kembali Makan Korban, Mobil Berisi Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api

Akibat kecelakaan tersebut, Saini sang sopir menderita luka pada pelipis kiri dan masih sadar. Istrinya, Hesti Wijaya Ningrum mengalami luka pada kepala dan tewas di lokasi kejadian. Anaknya yang masih balita mengalami luka patah kaki kanan dan lecet di beberapa bagian tubuh, kondisinya kritis.

Oleh polisi dan warga, ketiga pengendara mobil itu dilarikan ke RS Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore. Sementara kondisi mobil rusak parah. “Korban satu tewas, satu kritis, dan satu luka parah”, ungkap polisi.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan dan korban di perlintasan kereta tak berpalang di Banyuwangi. Hingga September 2019, tercatat telah terjadi 14 kali kecelakaan yang menewaskan 9 korban jiwa. Pada 2018 lalu, angka kecelakaan terjadi sebanyak 23 kasus.

Komentar