Nikmatnya Bekamal, Makanan Khas Osing Banyuwangi

suarabanyuwangi.com - Kabupaten Banyuwangi tak hanya punya alamnya yang indah dan kekayaan budayanya. Bumi Blambangan juga punya banyak kuliner tradisional yang bisa memanjakan lidah kamu. Di antara banyak kuliner Banyuwangi, salah satu yang patut kamu coba yaitu bekamal. Bekamal merupakan olahan daging fermentasi khas Suku Osing. Daging yang digunakan biasanya daging sapi, kadang daging kambing maupun daging ayam.

Daging sebelum difermentasi beberapa hari dibumbui terlebih dahulu dengan beberapa komposisi rempah-rempah, kemudian daging yang telah dibumbui disimpan ke dalam wadah kedap udara. Dalam olahan aslinya fermentasi bisa berlangsung hingga berhari-hari. Dalam membuat Bekamal untuk meminimalisir aroma yang khas, caranya yaitu daging harus dicuci dengan air bersih lalu direndam semalaman dengan air perasan jeruk. Selain mengurangi aroma khas, juga megurangi rasa asin yang dominan pada bekamal. 

Hasil bekamal akan bagus jika selama 10 hari pembuatan bekamal dibiarkan saja di suhu ruangan baru kemudian disimpan di dalam lemari es bukan di dalam freezeer. Bekamal bisa dikonsumsi hingga lima bulan dari tanggal pembuatan.

Untuk memasaknya, daging yang sudah difermentasi tersebut dicuci bersih lalu ditumis dengan cabai, bawang merah dan bawang putih serta tomat. atau bisa juga dijadikan variasi lauk isian Sego Jajang atau nasi bambu untuk suguhan dalam acara hajata, untuk wisatawan yang datang atau untuk dijual sebagai oleh-oleh khas Banyuwangi. (MM)

 

Komentar