Istri Nyinyir di Medsos, Komandan Kodim Kendari Dicopot

Kolonel Kav Hendi Suhendi, Komandan Kodim 1417/ Kendari dicopot dari jabatannya oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Pencopotan Hendi dari jabatannya tersebut karena sang istri yang berinisial IPDL mengunggah sebuah konten negative di akun media sosial.

Konten tersebut berkaitan dengan peristiwa penusukan Wiranto, Menteri Polhukam  saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Kamis (10/10/2019)

Letnan Kolonel Maskun Nafik, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIV Hasanuddin menjelaskan alasan pencopotan Kolonel Hendi. Sikap atau pernyataan seorang istri perwira atau personil TNI dapat berimplikasi sebagai gangguan atau polemic dalam kondisi sosial masyarakat.

Menurut Nafik, martabat militer bisa terganggu atau bisa dikatakan kehotmatan militernya jatuh. Jauh hari, pimpinan TNI telah berulang kali memperingatkan agar prajurit, istri dan keluarga TNI tidak mengunggah hal-hal yang berhubungan dengan politik, suku dan ras. Baik dalam bentuk komentar atau membagikan konten-konten meskipun bukan buatannya sendiri. ucap Nafik saat diwawancarai, Sabtu (12/10/2019).

Komentar