Hipnotis Kasir Minimarket, 2 WNA Curi Uang Jutaan

suarabanyuwangi.com - Dua orang warga negara asing (WNA) melakukan pencurian uang jutaan rupiah di sebuah mini market yang terletak di depan Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) di Jalan Raya Jember KM. 13, Banyuwangi, Jawa Timur. Pencurian tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 18 Agustus 2019 pukul 15.34 WIB. Aksi pencurian dengan modus hipnotis terekam kamera pemantau atau CCTV di minimarket dengan hipnotis ini dilakukan oleh warga negara asing (WNA).

Dalam rekaman pelaku awalnya bertransaksi setelah pembayaran selesai dilakukan pelaku mencoba meminta kasir untuk mengeluarkan uang pecahan seratus ribuan keluaran lama untuk ditukarkan dengan alasan akan dijadikan koleksi, karena dalam pengaruh hipnotis kasir pundengan mudahnya mengeluarkan uang pecahan 100 ribuan yang tersimpan di dalam laci kasirnya. Saat pelaku meminta uang kasir perempuan ini pun menurut.

Korban sadar saat uang yang ada di laci kasir berkurang jumlahnya saat pelaku sudah pergi dari minimarket. Kasus hipnotis yang diduga dilakukan oleh dua warga negara asing ini kini telah dilaporkan kepada polisi. Aksi pencurian terjadi sangat cepat dan menggunakan motif hipnotis kepada kedua orang karyawan mini market bernama Ica dan Wahyu. Salah satu penjaga minimarket, Ica mengaku baru sadar uang di laci meja kasir raib, setelah kedua pelaku tersebut pergi dari mini market selama 10 menit.

Ica menyatakan kejadian sungguh cepat dan ketika sadar uangnya sudah tidak ada. Setelah melakukan pemeriksaan melalui CCTV, si pelaku terbukti mengambil uang tersebut. Nampak pada CCTV kedua pelaku sangat jelas berlagak seperti pembeli pada umumnya. Satu pelaku menggunakan baju hem lengan panjang hitam dan celana panjang putih, sedangkan pelaku satunya menggunakan kaos hitam bergambar dan celana panjang hitam serta alas kaki hitam.

"Ciri-cirinya pelakunya tinggi, putih, wajahnya arab bertato di dadanya dan satunya wajah bule," tutur Ica. Kejadian pencurian ini tidak memakan korban jiwa dan tidak ada kekerasan apapun, namun total kerugian yang curi oleh pelaku sebanyak Rp 3 Juta lebih. Belum diketahui secara pasti asal negara kedua pelaku WNA tersebut. Kasus krimninal ini langsung dilaporkan oleh kepolisian setempat dan dalam proses penanganan pihak berwajib. (MM)

Komentar