Banyuwangi Akan Kembangkan Pembinaan Olahraga Polo Air

Selama ini cabang nomor olahraga polo air milik provinsi Jawa Timur dianggap cukup kuat. Pengurus provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Timur berkeinginan untuk menambah jumlah atlet cabang ini, karenanya PRSI Jatim menghimbau Banyuwangi untuk ikut terlibat mensukseskannya dengan menambah binaan dalam nomor tersebut.

Ketua Umum 1 PRSI Jatim Riswanda menegaskan, sejauh ini hanya ada empat kabupaten/kota yaitu Malang, Sidoarjo, Mojokerto, dan Surabaya yang Pengkab PRSI-nya sudah membina cabang nomor polo air. Untuk ukuran cabang olahraga yang ada dalam olimpiade kondisi sekarang masih terlalu sedikit dan sangat kurang. ”Kesempatannya terbuka luas untuk atlet polo air. Tetapi memang di lapangan tidak mudah mengembangkannya. Karena jarang event dan sedikitnya sponsor yang mau membiayai,” ungkap Riswanda.

Di luar Polo Air, ada beberapa nomor yang masih jarang dimiliki PRSI kabupaten atau kota di Jawa Timur diantaranya renang indah dan loncat indah. Nomor cabang ini merupakan peluang bagus bagi PRSI kabupaten karena persaingan di nomor tersebut yang belum terlalu banyak, jadi perlu dikembangkan lebih baik lagi. Riswanda mengatakan ”Kalau loncat indah basic-nya tidak harus dari perenang. Tapi justru bisa dari pesenam, yang memiliki kemampuan berenang. Kalau renang indah basic-nya tetap perenang, tapi badannya harus lentur seperti pesenam. Kita berusaha mendorong agar pembibitan nomor ini berjalan karena sulit sekali”.

Di kesempatan yang berbeda Ketua PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto menyampaikan bahwa banyuwangi siap menjalankan arahan untuk melakukan pembinaan dan pengembangan di nomor tersebut. Di satu sisi Aditya menyampaikan perlu ditanyakan lagi ke klub-klub renang yang ada apakah bisa menyediakan latiha di nomor-nomor tersebut. Dia menegaskan, ”Kuncinya di klub. Kalau mereka siap, kita juga siap ”.

Komentar